Pesan semu hadir dari bibir pemimpi
dikabarkan dengan lugas,
mengantar pelan-pelan ide kemunafikan
ke generasi berikut
Ketika tiba saatnya Yesus memberi pesan kritis ke orang Farisi,
para pemimpi bergeliat membagi kabar
mengurai bahasa seolah ia kawan baik Yesus,
karib dalam ego yang selalu enggan bangkit
Didapati berkali-kali pemimpi tengah tidur,
menjumpai ide-ide mati,
dalam lelapnya terkumpul niat;
“tak harus terlibat, mereka masing-masing berniat tobat”
Itu mimpi….
***)
